Senin, 04 Mei 2009

CINTA


Kutipan dari buku Kahlil Gibran " Selembut Cinta SANG NABI", mengenai arti cinta:
.........Apabila cinta memanggilmu, ikutilah, meski jalannya terjal berliku. Namun, jika dalam ketakutanmu kau hanya mencari kedamaian dan kesenangan cinta, maka lebih baik engkau menutupi tubuh telanjangmu. Lalu menyingkir dari papan penempaan cinta, memasuki dunia tanpa musim, tempat engkau dapat tertawa, namun tak sepenuhnya, dan menangis, namun tak sehabis air mata. Jangan mengira bahwa engkau dapat mengarahkan jalannya cinta, karena cinta, apabila telah memilitmu, dia akan mengarahkan jalannya.........

CINTA...satu kata yang begitu sering diucapkan dan dikenal oleh banyak umat manusia di bumi ini hingga satu kata ini memiliki tempat yang begitu spesial di setiap hati manusia yang berakal. Cinta adalah makna kata yang universal, yang berarti kasih, dan komposisi maknanya bisa beragam bergantung pada subjeknya.

Arti cinta menurut kahlil Gibran dalam bukunya lebih mengacu kepada insan manusia yang mencari cinta. Menurut pemahamanku, datangnya cinta tak ada seorang pun yang tahu. Ada yang cepat tanpa orang itu harus bersusah payah mencarinya, dan ada pula yang harus menunggu bertahun-tahun untuk merasakan cinta. Ketika cinta itu datang menyentuh hati manusia, biarkan keindahannya merasukimu dan kepedihan menemaninya. Itu wajar. Karena perjalanan cinta selalu pasang surut bersama kekuatan emosi itu sendiri.

Seperti kutipan dari buku Kahlil Gibran " Selembut Cinta SANG NABI", mengenai arti suka dan duka:
............Suka adalah duka yang terbuka dan sumber yang sama yang melahirkan tawa, sering juga mengalirkan air mata. Suka dan duka takkan terpisahkan, karena datangnya bersamaan......

Maka di dalam cinta ada suka dan duka.

Namun jika kau menerima cinta hanya untuk kenyamanan dan kesenangan saja, maka kau menentang alam. Keseimbangan dalam makna cinta menjadi tak berarti. Katakan kalau kau takut!
Kau lebih memilih kehidupan yang tak bermusim, dimana ingin tertawa tapi tak lepas, dan ingin menangis tapi air mata tertahan. Seperti orang gila!

Tidak ada komentar: